Sabtu malam aku dan suami nyari makan ke Bandar Djakarta, crowded banget secara malming, dan tuk mengurangi ke-engap-an, kami mengambil seat di ruangan AC, walau atmosfer seaside seafudnya kurang mengena tapi gak papa lah dari pada terganggu dengan hilir mudik orang yg lalu lalang (termasuk kebulan asap rokok mereka). so lets start...
| d'crowdiness.. |
Setelah menentukan tempat duduk, kami mulai memilih hewan2 laut yang tersedia di pasar ikan bandar djakarta, awalnya sie excited lihat2 hidangan laut yang masih hidup itu, tapii.. kami menemukan beberapa makanan yang biasa kami makan dalam wujud aslinya, sebelum mereka wafat.. wewwww.. beranekaragam, ada yg lucu, angker, sampe yg rada-rada Yayyyy!! *gak mau makan lagi.. : p
| milih-milih |
Setelah memenuhi keranjang dengan berons-ons mantan penghuni laut itu, kita duduk manis ditemani otak-otak menunggu hidangan sampai di meja. dan tadaaaaaaa..!! Hidangan sampai!
| seafud fever! |
Ternyata kami pun KO dan menyerah dengan makanan sebanyak itu.. hihihi, bawa besek pulang dech :P
Tergopoh-gopoh dan kliyengan!!! hehehe.. -END!
Oia ini ada sedikit tip buat yg mau makan di bandar djakarta:
yang pertama adalah:
make reservation before u get here, palagi klo mau kesininya tu pas weekend,
yang kedua:
jangan terpana dulu dengan aneka seafood idup yang dipajang di pasar ikannya, Langsung menuju lobi ke mba2 yg nentuin tempat duduk, baru setelah dapet tempat duduk, hunting seafudnya!,
dan yang ketiga:
jangan sekali-kali mesen menu dari meja, alias gak milih, nimbang, dan nentuin cara masaknya di pasar ikan!, klo kalian mesen menu dari daftar menu yang ada, well kalian bakal nunggu tu hidangan dateng setelah hampir setengah pengunjung lain pulang! alias bakal lama bangetsss!!! dan makanan juga kurang fresh, walau harganya lebih murah.. hehe.. so..met Ber-seafood ria yak! ^_^




